Agar Pohon Pepaya Pendek dan Berbuah Lebat

556

Pada umumnya, pohon pepaya akan mulai berbuah ketika tanaman pohon pepaya telah tumbuh meninggi, dimana hal ini tentu saja menyulitkan kita pada saat akan memetiknya. Mau dipanjat takut pohonnya rubuh karena batang pohon pepaya tidaklah seperti batang pohon kayu, mau pakai galah saat memetiknya takut pepaya malah hancur saat jatuh. Nah, bagaimana caranya supaya tanaman pepaya tumbuh pemdek tapi berbuah lebat sehingga memudahkan kita saat memetik buahnya, bisakah tanaman pepaya dibuat pendek agar mudah dipetik? Ternyata bisa kok pohon pepaya dibuat agar pendek dan berbuah lebat.papaya pendek berbuah lebat

Begini caranya agar pohon pepaya pendek dan berbuah lebat…

  1. Langkah pertama, setelah bibit pepaya yang kita tanam sudah mencapai usia sekitar 1 bulan atau ketinggian pohon pepaya telah mencapai setinggi 40-50 cm, potong pupuspohon pepaya agar tumbuh beberapa tunas baru pada bagian batang bawah.
  2. Setelah itu, tunggu sekitar 10 hari tunas baru baru akan mulai bermuculan. Selanjutnya batang pohon pepaya dipotong lagi dengan diameter sekitar 15 cm dari tanah atau dari tunas ke-3 / ke-5. Agar bekas potongan pada bagian batang pohon pepaya tidak membusuk sebaiknya bungkuslah dengan plastik.
  3. Setelah satu minggu setelahnya mulailah dengan melakukan seleksi tunas. Sisakan cukup satu saja tunas pepaya yang paling bagus.
  4. Setelah itu lakukan perawatan terhadap pohon pepaya sebagaimana biasanya. Jika hal ini dilakukan dengan benar, kemungkinan dalam beberapa bulan ke depan bunga bakal buah pepaya pun akan mulai bermunculan.

TAMBAHAN :

Menyiapkan Bibit yang Baik

Sebelum proses diatas, sebaiknya kita harus mempersiapkan bibit yang bagus agar tanaman pepaya mampu berbuah maksimal. Tanaman pepaya biasa diperbanyak dengan bijinya, maka sebaiknya pilih benih pepaya seperti berikut:

  1. Biji diambil dari buah pepaya yang masak penuh di pohon
  2. Berasal dari tanaman induk yang bebas dari hama dan penyakit
  3. Produksinya tinggi dan kualitas buah yang baik
  4. Ukuran biji dalam buah seragam
  5. Biji diambil dari buah pada bagian ujung buah.

Biji diambil dari buahnya dengan cara memotong buah menggunakan pisau pemotong. Usahakan saat pemotongan dilakukan dengan hati-hati agar tidak sampai melukai biji. lalu biji dikeluarkan dari buahnya. Ambilah biji yang terdapat pada bagian ujung karena yang dipakai sebagai benih adalah biji-biji yang terdapat di ujung buah. Biasanya dalam 1 buah biji yang terpakai hanya diambil kira-kira 2/3 nya dan sisanya tidak dipakai. Hal ini karena biasanya pada biji-biji pepaya yang terdapat pada pangkal buah dekat tangkainya biasanya daya kecambahnya lebih rendah dibandingkan dengan biji yang di ujung buah. Hal ini dikarenakan pada bagian pangkal buah pepaya biasanya lebih kecil, sehingga menyebabkan pertumbuhan biji didalam buah menjadi kurang baik. Ini yang mempengaruhi masa perkecambahan biji pepaya pada saat ditanam.

Biji-biji pepaya yang sudah dikeluarkan dari buahnya lalu dicampur dengan abu gosok/abu dapur dan diangin-anginkan kurang lebih selama 3 hari. Setelah itu simpan di tempat bersuhu lembab sambil menunggu waktu penyemaian. Biji pepaya dapat ditanam langsung atau melalui pembibitan dahulu. Tapi untuk mendapatkan bibit yang baik dan pertumbuhan tanaman yang baik, sebaiknya dilakukan pembibitan terlebih dahulu baru dipindah tanam di lapangan.

Gunakan kantong-kantong plastik (polibag) sebagai tempat pembibitan. Kantong-kantong plastik diisi campuran tanah lapisan atas dan pupuk kompos / kandang dengan perbandingan 1 : 1. Pupuk kandang yang digunakan harus sudah masak, yaitu dengan cara dikomposkan lebih dahulu. Hal ini dikarenakan pupuk kandang yang masih baru atau belum masak kurang baik untuk campuran media tanam, dan akibatnya dapat mematikan tanaman yang ditanam.

Setelah kantong plastik diisi media, kemudian buat lobang-lobang kecil pada kantong plastik yang berfungsi sebagai saluran pembuangan air siraman yang tidak dapat dimanfaatkan bibit. Jika air di dalam kantong plastik berlebihan justru dapat menghambat pertumbuhan bibit pepaya itulah sebabnya dibuat lubang-lubang pada plastik. Selanjutnya biji pepaya ditanam pada kantong plastik, masing-masing 1 kantong plastik ditanami 1 biji bibit pepaya.

Selama di pembibitan, bibit pepaya harus selalu mendapat asupan air yang cukup. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiraman secara rutin paling tidak sehari sekali. Setelah berumur 1 bulan bibit pepaya diberi pupuk. Pupuk yang digunakan adalah urea dengan dosis 1 gram masing-masing tiap bibit. Bibit pepaya sebaiknya diletakkan di tempat yang teduh, karena bibit belum tahan terhadap paparan sinar matahari yang terik. Setelah berumur sekitar 2 bulan bibit pepaya baru dapat dipindah tanam di lapangan.

Teknik Menanam

Bibit yang sudah siap tanam diambil dari kantong plastik dengan cara merobek kantong plastik. Saat merobek plastik sebaiknya usahakan supaya tanah di dalam kantong plastik masih tetap menempel pada akar bibit. Hal ini dimaksudkan supaya tidak terjadi stagnasi pertumbuhan tanaman, yaitu masa dimana tanaman berhenti tumbuh untuk beberapa waktu karena harus beradaptasi dengan tanah yang baru. Sebelum penanaman dilakukan, sebaiknya lakukan seleksi bibit terlebih dahulu. Sebaiknya hindari menanam bibit yang pertumbuhannya kurang baik, bengkok, atau terserang hama penyakit.

Setelah memilih bibit, dan bibit yang sudah terpilih dimasukkan dalam lobang tanam. Tanah di sekitar tanaman dipadatkan supaya tanaman cukup kuat dan tidak mudah roboh. Setelah penanaman selesai segera lakukan penyiraman air secukupnya pada tanaman. Untuk tanaman baru tindakan penyiraman sangat diperlukan. Penyiraman dilakukan sehari sekali sampai tanaman berumur 1 bulan. Apalagi pada musim kemarau. Untuk itu sebaiknya penanaman dilakukan pada awal musim hujan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.