Cara Budidaya Jamur Merang dengan Media Kardus untuk Pemula

250
budidaya jamur merang

Serambi Tani – Budidaya jamur merang merupakan salah satu jenis usaha di bidang agribisnis pertanian yang bisa dijadikan sebagai usaha rumahan yang dapat dijalankan hanya dengan modal kecil tapi untung yang dihasilkan cukup besar yang bisa dijadikan sebagai usaha sampingan bagi siapa saja bahkan ibu rumah tangga sekalipun.

Prospek bisnis jamur merang cukup bagus untuk dikembangkan baik skala kecil maupun skala besar, modal awal untuk memulai bisnis jamur merang juga terbilang terjangkau dan dapat mulai puluhan ribu saja.

Untuk itu, pada artikel kali ini yang akan kita bahas adalah cara budidaya jamur merang untuk pemula bagi anda yang ingin mencoba menjalani bisnis budidaya jamur merang ini sebagai usaha sampingan di rumah berikut ini akan kami coba jelaskan untuk anda cara budidaya jamur merang yang dapat anda ambil informasinya.

Cara budidaya jamur merang yang saya tahu ada beberapa cara yang dapat dijalankan yaitu dengan media jerami, serbuk kayu ataupun dengan menggunakan media kardus sebagai media tanamnya. Nah, pada artikel yang akan saya jelaskan disini adalah cara budidaya jamur merang yang menggunakan media kardus sebagai media tanam.

Cara budidaya jamur merang dengan media kardus

1. Persiapan Lahan (Area)

Hal pertama yang harus dipersiapkan untuk budidaya jamur merang adalah lahan untuk membuat kumbung yang bisa dibuat dengan menggunakan kayu atau bambu dengan ukuran pada umumnya yaitu lebar 6×4 meter dengan ketinggian 3,5 meter dan didalamnya cukup untuk 2 baris rak 3-5 tingkatan dengan panjang 5×0,8 meter.

2. Media Tanam dengan Kardus:

Untuk membuat media tanam budidaya jamur merang dengan kardus dibutuhkan beberapa bahan untuk membuatnya. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat media tanam diantaranya adalah, pupuk NPK, bekatul, kapur, limbah sayuran, kardus serta sekam, “Kardus yang digunakan disini dimaksudkan untuk menggantikan jerami ataupun serbuk kayu yang biasanya digunakan karena yang kami bahas disini adalah dengan menggunakan media tanam kardus”.

Proses budidaya jamur merang dimulai dari awal yaitu pertama-tama rendam 20Kg kardus kedalam 5kg larutan kapur. Lalu berikan ¼ pupuk NPK kedalam air rendaman tadi dan biarkan selama satu minggu. Selanjutnya Potong halus limbah sayur kemudian hancurkan juga bibit jamur dan campur dengan beras ketan. Setelah proses bahan dasar diatas selesai, beri kapur pada bagian dasar media tanam. Kemudian taruh yang sudah di tiriskan diatasnya. Setelah lapisan kardus berikan sayuran yang sudah di potong halus diatasnya. Timpa kembali lapisan kardus diatas lapisan limbah sayuran. Pada lapisan paling atas berikan campuran bekatul atau dedak dengan limbah sayuran.

3. Proses Penanaman:

Teknik Proses Penanaman Budidaya Jamur Merang
Teknik Proses Penanaman Jamur Merang via kknmdesacipamekar2012.wordpress.com

Selanjutnya yaitu cara penanaman Budidaya Jamur Merang. Proses ini merupakan bagian penting dalam budidaya jamur merang yang harus anda perhatikan baik-baik. Pertama, taburi rendaman kardus yang akan digunakan sebagai media tanamnya dengan sisa kapur kemudian tiriskan sebentar di atas rak (kumbung) yang nantinya media tersebut akan menjadi sebuah gundukan yang kemudian dapat anda rapikan.

Langkah selanjutnya, ambil ½ bagian campuran limbah sayur dan bonggol lalu taburkan diatas gundukan tadi. Kemudian tambahkan lagi taburan sisa dedak. Untuk mensterilkan tempat, dapat dilakukan dengan cara parteurisasi, (penguapan panas) sampai suhu 60-70 °c selama 6-8 jam dalam keadaan kumbung tertutup rapat.  Setelah selesai, anda bisa membuka kumbung tersebut untuk smenurunkan suhu kumbung pada suhu 30°c.

Setelah itu anda bisa mulali menanam bibit jamur yang berada di media botol dengan membenamkannya ke dalam gundukan dan sisanya bisa ditaburkan merata ke area permukaan media tanam tadi. Setelah itu, taburi diatasnya dengan arang sekam yang sudah tercampur air dan pupuk organik biogan. Langkah terakhir, tutup media tanam menggunakan plastic transparan akan tetapi jangan terlalu rapat.

4. Masa Panen

Setelah langkah-langkah diatas diterapkan dengan benar, maka dalam waktu 10-15 hari sejak penanaman jamur biasanya sudah bisa mulai dilakukan proses panen. Proses pemanenan sebaiknya dilakukan sebelum jamur merang mekar untuk mendapatkan harga jual yang tinggi. Hal ini dikarenakan harga jamur merang yang belum mekar dan masih dalam keadaan kuncup biasanya memiliki nilai jual yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jamur merang yang sudah mekar.

Demikian artikel ulasan cara budidaya jamur merang dengan media kardus untuk pemula yang semoga bisa bermanfaat bagi semua dan jangan lupa tunggu artikel-artikel lainnya dari blog Serambi Tani.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.