Cara Menanam Buah Naga Yang Baik Dan Benar

0
52

Serambi Tani – Buah naga berasal dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Meksiko, menjadi sangat populer memasuki tahun 2000-an, identik dari negara tirai bambu China meski tidak dapat diprediksi kapan buah unik ini masuk ke Indonesia. Versi lain menyebut dari negara Vietnam yang dikembangkan secara sporadis. Familiar dikenal publik warna merah dengan daging putih dan warna merah daging merah, walaupun ada juga yang berwarna kuning dengan daging putih serta warna merah pekat agak keunguan.

Buah naga tidak sulit dirawat, berbuah setelah berumur 10-12 bulan, dan akan tumbuh dengan baik pada iklim tropis seperti Indonesia. Idealnya dibudidayakan pada ketinggian sekitar 3000-an meter di atas permukaan laut, serta curah hujan 720 mm pertahun. Adapun suhu paling bagus yang dibutuhkan sekitar 26-36 derajad Celcius. Tertarik ingin menanam? Berikut caranya!

1. Siapkan Pot Atau Lahan

budidaya buah naga Anda dapat memilih dengan cara apa buah naga ditanam, apakah di kebun yang luas berbedeng ataukah area sekitar rumah saja misalnya dalam polybag. Setelah itu buat media tanam dengan campuran tanah dan pupuk organik, dapat kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1, kemudian disiram agar terjaga kelembapannya. Selain itu siapkan pula tiang-tiang penyangga yang kokoh dan kuat yang berasal dari kayu atau besi, sebab buah naga akan melilitkan batangya bila bertambah besar. Tiang tersebut berguna untuk menyangga batang-batang yang menjulur tersebut sekaligus menahan buah bila nanti berbuah.

Baca juga:  Saat Hujan Petani Menghentikan Aktifitasnya

2. Pemilihan Bibit

Ini adalah kunci utama keberhasilan Anda saat panen tiba, jika salah memilih bibit maka dipastikan akan berdampak buruk pada hasil yang didapat. Dapat dikembangbiakan cara pertama yakni generatif melalui penangkaran biji, tapi sayangnya hanya orang tertentu yang mahir mengerjakannya, yang kedua cara vegetatif di mana ini paling mudah dikerjakan, cukup memotong batang dan ditanam. Bibit yang baik adalah bibit dari batang besar serta pernah berbuah sebanyak 3-4 kali, ini bertujuan bila berproduksi lebih cepat dapat segera terdeteksi dari buah terdahulu, di samping itu sudah tua, terbebas dari penyakit tanaman tertentu. Untuk menghindari jamur dan gangguan penyakit lain, biarkan getah hilang celupkan ke larutan fungisida, lalu siram media bibit dan tanam di kedalaman 10 cm pada pot dengan panjang 30 cm, selanjutnya tunggu selama 3 minggu sampai tunas tumbuh dengan baik, selama menunggu disirami setiap hari. Letakkan pula di tempat terlindung dari matahari.

Baca juga:  Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Selama Pertumbuhan

3. Penanaman Bibit

Pindahkan bibit dari media semai ke media tanam, gali lubang tanam sedalam 10-20 cm lalu beri jarak antara bibit dan tiang sekitar 10 cm, tanam masing-masing empat batang utnuk setiap satu tiangnya, kemudian timbun kembali dengan tanah padatkan, ikat menjadi satu tapi jangan terlalu kuat agar batang tidak terluka.

4. Pemupukan Dan Perawatan

dragonfruit atau buah nagaDalam memberikan pupuk tidak boleh memakai jenis pupuk Urea sebab bisa mengakibatkan pembusukan pada batang. Cara yang aman adalah dengan pemberian pupuk yang terbuat dari kompos atau pupuk kandang, dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan dosis 5-10 untuk setiap lubangnya. Ketika memasuki masa berbunga dan berbuah dapat ditambah lagi pupuk NPK dan ZK dengan dosis 50 dan 20 gram perlubang menyesuaikan kebutuhan. Penyiraman dapat dilakukan setiap hari sebanyak tiga kali terutama bila musim kemarau.

Baca juga:  Cara Budidaya Padi Organik Di Lahan Dan Dengan Media Tanam Polybag

Kata kunci pencarian:
cara menanam buah naga di kebun
cara menanam buah naga stek
cara menanam buah naga di polybag
jarak tanam buah naga
cara menanam buah naga agar cepat berbuah
cara menanam buah naga organik
cara pembibitan buah naga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.