Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Selama Pertumbuhan

263

Hama dan penyakit – Dalam bercocok tanam, petani harus tahu bagaimana cara pengendalian hama dan penyakit pada tanaman untuk mendapatkan panen yang baik. Petani harus menerapkan standar pengelolaan tanaman yang tinggi dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang meminimalkan serangan hama dan penyakit pada tanaman dan menjaga kesuburan tanah. Itulah sebabnya, penting untuk merencanakan ke depan dan dilengkapi dengan informasi yang benar agar permasalahan hama dan penyakit tanaman dapat diatasi sedini mungkin.

perawatan tanaman dan pengendalian hama dan penyakit pada tumbuhan

Tujuan pengendalian hama dan penyakit pada tumbuhan adalah mencegah dan mengatasi tantangan yang terkait dengan gulma, degradasi hara tanah dan hama dan penyakit; praktik berkelanjutan yang bisa digunakan untuk mengelola tanaman Anda.

Hama dan penyakit merupakan masalah dibidang pertanian yang bertanggung jawab atas 20 sampai 80 persen dari kehilangan panen namun praktik pengelolaan hama dan penyakit yang berkelanjutan dapat meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan mereka.

Berikut adalah beberapa tips perawatan dan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman yang bermanfaat bagi petani:

1. Anda harus memantau dan memeriksa tanaman Anda dengan cermat untuk secara akurat mendiagnosa dan memahami sifat dan sumber masalah hama dan penyakit pada tanaman di lahan Anda.

2. Tindakan pengendalian fisik adalah pilihan pertama yang perlu dipertimbangkan. Mereka termasuk handpicking sederhana, memasang penghalang serangga, menggunakan jebakan, pengolahan tanah, mulsa, solarization tanah dan mengadopsi struktur pelindung seperti rumah nilon dan rumah kaca.

3. Serangga bermanfaat (disebut musuh alami) seperti tawon, kepik, laba-laba dan larva hoverfly yang memakan tanaman yang memakan hama seperti kutu daun dan ulat, menghilangkan atau mengurangi hama. Dengan cara ini, mereka memberikan pengendalian hama yang memadai dengan dampak lingkungan minimal. Oleh karena itu Anda harus melestarikan dan mengelola habitat untuk musuh alami dari hama target untuk berkembang dengan, misalnya menanam pagar tanaman dan penahan angin, menghindari penggunaan pestisida spektrum luas dan menanam tanaman berbunga yang menyediakan makanan untuk serangga yang bermanfaat.

Selain beberapa tips diatas perlu juga dilakukan usaha preventif sebelum tanaman terlanjur terserang hama dan penyakit. Usaha preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum tanaman terserang penyakit dan hama atau usaha yang dilakukan untuk mencegah tanaman terkena hama. Jadi Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman secara preventif dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. melakukan drainase
  2. melakukan irigasi
  3. melakukan sanitasi tanah
  4. melakukan irigasi dan drainase

Semoga tips perawatan dan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman selama pertumbuhan yang saya jelaskan diatas dapat bermanfaat bagi para petani semuanya.

1 Comment
  1. Danu Adji says

    Ini bakal jadi blog besar mbak , maju terus pertanian Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.