Meskipun Terlihat Sama, Inilah 5 Perbedaan Mendasar Antara Peternak dengan Seorang Pengusaha

0
29

Pengusaha vs peternakSerambi Pertanian – Jika dilihat secara spesifik, seorang peternak dengan seorang pengusaha memang terlihat sama. Sama-sama berbisnis untuk dapat menghasilkan laba dan juga keuntungan dari bisnis yang telah dikelolahnya. Namun banyak dari anda yang belum mengetahui perbedaan mendasar antara seorang peternak dengan seorang pengusaha. Perbedaan tersebut tentunya akan membuat anda semuanya tercengang. Langsung saja, inilah 5 perbedaan mendasar antara peternak dengan seorang pengusaha.

1. Peternak Membutuhkan Bibit Unggul Sedangkan Pengusaha Tidak

Perbedaan pertama yang paling mendasar antara seorang peternak dengan seorang pengusaha adalah bibit unggul. Sebagai seorang peternak, bibit unggul merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan untuk dapat menghasilkan hewan ternak yang berkulitas. Pemilihan bibit unggul sangat penting untuk diperhatikan bagi para peternak. Sedangkan seorang pengusaha sama sekali tidak membutuhkan bibit unggul.

2. Peternak Membutuhkan Modal Pokok Berupa Hewan Sedangkan Pengusaha Membutuhkan Modal Pokok Barang-barang Siap Pakai

Hewan merupakan salah satu modal pokok yang wajib dimiliki oleh para peternak sedangkn pengusaha hanya membutuhkan modal pokok berupa barang-barang siap pakai dan tidak membutuhkan hewan sama sekali. Padahal tujuan seorang peternak dengan seorang memang sama, yaitu menjual sesuatu yang dikelolahnya untuk mendapatkan laba dan juga keuntungan yang sanagat besar. Namun hanya berbeda pada bahan pokoknya saja. Itulah perbedaan kedua yang paling mendasar antara seorang peternak dengan seorang pengusaha.

Baca juga:  Cara Ternak Ayam Petelur

3. Peternak Membutuhkan Kandang Sebagai Tempat Usahanya Sedangkan Pengusaha Membutuhkan Kios atau Ruko

Perbedaan ketiga ini mungkin terlihat dengan sangat jelas, yaitu pada tempat usahanya. Sangat jauh berbeda sekali jika dilihat. Peternak membutuhkan kandang sebagai tempat usahanya sedangan pengusaha membutuhkan kios atau ruko. Mengapa peternak menjadikan kandang sebagai tempat usahanya? Karena peternak harus membesarkan terlebih dahulu hewan-hewan ternaknya hingga tumbuh besar dan berkembang biak agar nantinya bisa dijual untuk mendapatkan keuntungan. Sangat berbeda dengan pengusaha yang menjadikan kios atau ruko sebagai tempat usahanya. Mereka menjadikan kios atau ruko sebagai tempat usahanya karena mereka langsung menjual barang-barang yang telah mereka dapatkan untuk kemudian langsung dijual kepada para konsumen. Barang-barang yang mereka dapatkan juga tidak memerlukan proses lagi.

Baca juga:  Cara Ternak Ayam Potong Bagi Pemula

4. Pengusaha Membutuhkan Brand Nama Sebagai Tempat Usahanya Sedangkan Peternak Tidak Perlu

Untuk membuat tempat usahanya menjadi terkenal, para pengusaha biasanya membutuhkan brand nama yang nantinya mudah untuk diingat oleh orang-orang. Contohnya : CV-Maju Jaya Persira Abadi. Bahkan, brand nama ini sudah menjadi syarat utama yang harus dilakukan oleh para pengusaha sebelum akhirnya memutuskan untuk membuat tempat usahanya. Sangat berbeda sekali dengan peternak yang sama sekali tiak membutuhkan brand nama. Sekalipun membutuhkan hanya jarang-jarang. Orang-orang biasanya hanya mengenal para peternak lewat namanya saja. Contohnya : Ternak Ayam Pak Bandi. Memang jika dilihat keduanya bisa saja memiliki brand nama untuk memperkenalkannya kepada orang banyak. Namun lihat brand nama yang digunakan oleh para pengusaha dan juga para peternak sangat berbeda sekali dan saya rasa peternak tidak memerlukan brand nama.

Baca juga:  5 Modal Utama yang Harus Anda Siapkan Jika Ingin Menjadi Seorang Peternak

5. Peternak Membutuhkan Pelet dan Pakan untuk Makanan Hewan Ternaknya Sedangkan Pengusaha Tidak Membutuhkannya

Peternak sangat membutuhkan sekali pelet dan juga pakan untuk makanan ternaknya sedangkan pengusaha tidak membutuhkannya. Jika peternak tidak memakai pelet dan juga pakan untuk makanan ternaknya, maka hewan-hewan ternaknya akan mati kelaparan karena tidak memiliki makanan. Sangat berbeda sekali dengan pengusaha yang tidak membutuhkan pelet dan juga pakan untuk barang-barang yang dikelolahnya. Itulah 5 perbedaan mendasar antara peternak dengan seorang pengusaha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.