Panduan Budidaya Cengkeh yang Tepat, Supaya Cepat Berbuah

81

Panduan Budidaya Cengkeh yang Tepat, Supaya Cepat Berbuah – Rempah-rempah memang menjadi salah satu keunggulan Indonesia. Tidak semua negara di dunia ini mampu menghasilkan tanaman rempah-rempah sebaik Indonesia untuk itu kita patut berbangga. Salah satu tanaman asli negeri ini, yang memiliki nilai jual tinggi adalah cengkeh. Namun sayangnya, meskipun memiliki prospek bagus, banyak petani yang tidak tertarik untuk mencobanya. Alasannya, karena mereka tidak begitu paham cara membudidayakannya. Padahal budidaya rempah merupakan salah satu peluang usaha di bidang pertanian yang cukup menjanjikan apabila ditekuni.Budidaya Cengkeh

Nah, untuk itu, pada kesempatan ini kami akan bagikan cara membudidayakan tanaman cengkeh yang benar supaya cepat berbuah, dan menghasilkan uang. Bagaimana caranya?

Panduan Budidaya Cengkeh

Berikut ini panduan budidaya cengkeh yang dapat anda terapkan;

  • Penyemaian Benih

Penyemaian CengkehPenyemaian benih atau dikenal dengan istilah nursery adalah langkah awal sebelum kita hendak membudidayakan tanaman cengkeh. Tentunya untuk menghindari hama dan penyakit, anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana benih cengkeh yang anda pilih, dan pastikan kualitsnya bagus, memiliki warna kuning muda hingga ungu kehitaman. Setelah anda mendapatkan benih berkualitas baik, kupas kulit buah benih/biji tersebut dengan perlahan dan lakukan perendaman kurang lebih 24 jam didalam air. Lakukan 2-3 kali hingga tidak ada bekas lendir yang melekat.

Setelah perendaman, kering anginkan benih tersebut dan sembari itu, siapkan beberapa polybag sesuai jumlah benih yang anda miliki untuk diisi dengan tanah, sekam dan pupuk organik. Setelah benih kering, tanamkan benih kedalam polybag dengan ukuran kedalaman kurang lebih 2 cm menghadap keatas.

Setelah ditanam pastikan cengkeh mendapat cahaya matahari yang cukup. Cengkeh tergolong tanaman yang membutuhkan matahari tidak banyak sehingga pentingnya naungan bagi tanaman tersebut. Kemudian biarkan benih cengkeh tersebut bertumbuh selama kurang lebih 3 minggu dan menjadi bibit yang berakar kuat.

Informasi bagi anda bahwa jangan sampai salah membedakan bibit dan benih. Benih adalah biji, yang dapat diartikan juga awal dari pertumbuhan suatu tanaman sehingga menjadi bibit. Jadi bibit adalah tanaman yang telah tumbuh dari biji.

  • Penanaman Bibit
Baca juga:  Harga Kopi Naik? Yuk Berkebun Kopi Mulai dari Sekarang

Penanaman Bibit CengkehBagian ini adalah bagian yang penting dimana anda harus melakukan pemindahan bibit cengkeh dari polybag menuju lahan yang hendak anda tanami. Sebelumnya, pastikan lahan tersebut telah anda beri dengan pupuk organik sesuai dosis yang dianjurkan, telah memiliki lintasa drainase yang tidak tersumbat, tanahnya telah diolah dengan cara pembalikan dan terhindar dari bekas atau sisa tanaman yang dulu terkena penyakit.

Setelah semua siap, buat lubang dengan jarak tanam 7 m x 7 m. Mengapa sangat lebar? Karena cengkeh termasuk dalam tanaman tahunan yang akan tumbuh dengan luas mencapai 5m atau bahkan lebih, sehingga antisipasi ini dilakukan sejak dari awal pembibitan. Setelah semua siap, masukkan bibit-bibit yang ada kedalam lubang yang telah tersedia dan pastikan akarnya tertutup kembali dengan tanah. Jangan lupa untuk mengingat umur tanaman sejak masa bertumbuh sampai ditanam di lahan.

  • Perawatan
Baca juga:  Tips Sukses Budidaya Pohon Matoa Dalam Pot Agar Cepat Berbuah

Bagian ini adalah bagian yang cukup gampang-gampang susah karena membutuhkan ketelatenan yang tinggi. Sebagai seorang pembudidaya cengkeh, anda perlu banyak membaca dan belajar dari orang lain yang memiliki banyak informasi bertanam cengkeh. Lakukan monitoring secara rutin dari tanaman anda, ada tidaknya hama atau penyakit, lalu identifikasi apakah berasal dari lingkungan atau bukan.

Pastikan anda juga memperhatikan lingkungan tempat tumbuhnya, terhadap kebersihannya, airnya, cara pemangkasan, rentang waktu pemupukkan, dan semua hal yang anda lakukan untuk merawat dengan baik cengkeh tersebut. Semakin anda menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhannya dengan memberikan keragaman flora disekitarnya, semakin tinggi hasil anda dan semakin kecil kemungkinan serangan hama dan penyakit. Batasi juga penggunaan pestisida, dan gunakan sisa sisa seresah tanaman untuk ditimbun lagi kedalam tanah menjadi pupuk organik. Selebihnya, selamat merawatnya hingga bertahun-tahun!

Bagaimana, tidak sulit bukan cara membudidayakan tanaman cengkeh? Nah, selamat mencoba.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.