Pengertian Pertanian Organik

0
87

Artikel tentang pertanian organik  Saat ini tanaman hasil panen dari pertanian organik merupakan salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan mengingat orang jaman sekarang yang semakin selektif dalam memilih makanan sehat serta perkembangan zaman yang terus maju termasuk di sektor pertanian yang semakin banyak penggunaan alat pertanian canggih serta pupuk yang mengandung bahan-bahan kimia. Itulah sebabnya pertanian organik kini semakin banyak diminati dan dikembangkan oleh para petani untuk menghasilkan tananaman organik yang sehat.

Pengertian pertanian organik
Pertanian organik menggunakan alat dan sumber daya alami contohnya seperti bajak yang menngunakan kerbau untuk membajak sawah

Lalu bagaimana sebenarnya pengertian pertanian organik? Kita akan melanjutkan artikel tentang belajar pertanian organik. Berikut penjelesannya;

Konten

Pengertian Pertanian Organik

Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yaitu dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agroekosistem, keragaman hayati, siklus biologi, dan aktifitas biologi tanah dengan cara alami, sehingga menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.

Baca juga:  Agribisnis Itu Apa Sih, Benarkah Ada Petani Berdasi?

Sistem pertanian organik berarti menggunakan bahan-bahan secara alami atau menghindari penggunaan obat-obatan seperti pestisida, pupuk kimia, atau hormon/zat tumbuh kimia lainnya.

Dengan kata lain pengertian pertanian organik dapat diartikan sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan sektor pertanian sistem berkelanjutan dengan menerapkan teknologi atau teknik yang pada penerapannya menyesuaikan dengan alam dan lingkungan, agar ekosistem tetap berjalan seperti apa adanya dan tidak menggangu keseimbangan lingkungan.

Artinya, dalam bercocok tanam hingga aspek – aspek produksi pertanian lainnya perlu memperhatikan hal – hal seperti varietas, teknologi bercocok tanam.
Dengan demikian, pertanian organik dapat diartikan sebagai suatu teknologi yang pada praktek atau penerapannya kita menyesuaikan dengan alam dan lingkungan,
agar ekosistem tetap berjalan seperti apa adanya secara alami tanpa harus memutuskan salah satu mata rantai makhluk hidup untuk menciptakan pertanian yang ramah lingkungan berkelanjutan dan lestari.

Baca juga:  5 Manfaat Bunga Pepaya Untuk Kesehatan

Penggunaan Lahan

Selain itu, dalam bercocok tanam untuk produksi pertanian organik, lahan yang digunakan harus bebas dari bahan kimia sintetis (pupuk dan pestisida kimia). Terdapat dua pilihan lahan:
(1) lahan pertanian yang baru dibuka atau,
(2) lahan pertanian intensif yang telah dikonversi menjadi lahan pertanian organik.
Lama masa konversi tergantung sejarah penggunaan lahan, pupuk, pestisida, dan jenis tanaman.

Pupuk Organik

Berbeda dengan pupuk buatan pabrik yang mengandung bahan kimiawi, pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan yang berasal dari alam atau biasa disebut pupuk organik. Pupuk organik biasanya berasal dari pangkasan daun tanaman, kotoran hewan (ternak), sisa tanaman, dan sampah organik yang telah dikomposkan.

Baca juga:  Pengertian Sayuran

Demikian artikel pembahasan tentang”Pertanian Organik” yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ya….!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.